Friday, November 17Keris Semar ll Rahasia Pesugihan dan Pengasihan Paling Legendaris

Apa kata klien Dewi Sundari?

Keris Semar Kuncung Bagaskara merupakan salah satu pusaka bertuah koleksi Dewi Sundari. Selain gemar berpetualang di alam gaib dan melakukan penarikan benda bertuah, sehari-harinya Dewi Sundari juga dikenal sebagai Paranormal Pesugihan Jawa yang dengan berbagai saran serta sarananya telah berhasil membantu begitu banyak pihak.

Sebagian dari klien yang telah merasa terbantu tidak segan untuk berbagi cerita, meski sebagian besar memang merasa keberatan bila data dirinya harus ditampilkan. Karena itu kami hanya dapat menuliskan sebagian saja di halaman ini, sebagai bahan pembelajaran serta pertimbangan bagi Anda. Lebih lanjut mengenai karya supranatural Dewi Sundari bisa Anda simak di www.PesugihanJawa.com.

Ket: Tidak semua nama berikut adalah asli, sesuai permintaan klien yang tidak ingin namanya tertulis di website ini.


Klien Dewi Sundari Ditemui Khodam Pusaka Bertuah

Orang memang sering mengatakan bahwa mimpi itu bunga tidur, sekedar penghias malam saja. Tetapi satu mimpi pernah membuat saya sampai gelisah karena terulang hingga dua malam berturut-turut. Saya bermimpi didatangi oleh seorang kakek tua berjubah putih yang mengaku sebagai murid Sunan Kalijaga. Dalam dua mimpi itu si kakek hanya berkata kepada saya bahwa waktunya sudah tiba.

Masya Allah, paniklah saja. Jangan-jangan yang dimaksud ‘waktunya sudah tiba’ itu adalah ajal saya sudah tinggal sebentar lagi. Habislah, saya punya seorang istri dan empat anak yang sepenuhnya masih bergantung kepada saya sebagai kepala keluarga.

Sewaktu mimpi ini saya ceritakan kepada Dewi Sundari, beliau hanya tersenyum simpul saja. Katanya umur manusia tidak ada yang tahu, selain Tuhan. Mimpi saya memang merupakan suatu pertanda, pertanda bahwa hajat atau keinginan yang selama ini saya impikan sebentar lagi akan segera terwujud. Sudah waktunya.

Dewi Sundari juga menuturkan bahwa kakek tua yang mendatangi saya dalam mimpi tersebut sebenarnya adalah perwujudan sesosok khodam. Dari situ saya sadar bahwa saya pasti sesungguhnya berjodoh dengan pusaka bertuah yang ditarik dari petilasan Sunan Kalijaga. Sebab dalam mimpi saya, kakek tersebut menyebut bahwa dirinya adalah murid Sunan Kalijaga. Alhamdulillah, Dewi Sundari bersedia mengikhlaskan salah satu pusaka beliau untuk saya miliki. Pusaka ini adalah Parang Kalimasada, yang memang ditarik di area petilasan Sunan Kalijaga.

Alhamdulillahnya lagi, tidak lama setelah memiliki pusaka ini saya memang mendapatkan sesuatu yang sudah lama saya inginkan, yakni kenaikan jabatan di tempat saya bekerja. Tentang kakek tua yang menemui saya dalam mimpi, rupanya ia bernama Ki Ladrang Kasatriyan. Sekarang saya bisa menemuinya kapanpun dalam mimpi saya dan darinya saya sering mendapatkan banyak nasehat untuk mempertahankan jabatan saya saat ini.

Tuhan Maha Tahu, tahu apa yang paling hamba-Nya mau, tinggal bagaimana jalan kita untuk meraihnya saja. Semoga pengalaman saya dapat menjadi motivasi bagi saudara-saudaraku sekalian yang membutuhkan bimbingan. Amin.

(Ditulis oleh tim www.dewisundari.com berdasarkan pengakuan Hamba Allah, Surabaya, Jawa Timur).


Mustika Merah Delima Meredakan Fitnah

Assalamu’alaikum, Bu Dewi.

Saran Bu Dewi sudah saya ikuti sepenuhnya. Alhamdulillah, fitnah yang saya ceritakan dalam email sebelumnya sudah benar-benar reda. Malah orang yang menyebar fitnah tersebut sekarang ketahuan dan belum lama ini mengajukan mutasi karena malu.

Menjabat di dinas pajak memang berat, meskipun orang berpikir posisi ini sangat strategis. Memang strategis, kalau dipikir. Tetapi selain strategis dari segi jabatan juga strategis untuk dijadikan rebutan. Belum lama saya duduki saja sudah ada orang yang berani menebar fitnah kalau saya terlibat kasus suap.

Sekali lagi Alhamdulillah, Mustika Merah Delima yang Bu Dewi sarankan sangat membantu. Setelah beberapa kali melakukan afirmasi dan baca mantra, fitnah tersebut pun reda. Yang saya tidak habis pikir, belakangan ternyata orang yang pertama kali menebar fitnah itu justru orang yang cukup dekat dengan saya. Betapa kagetnya waktu saya mendengar kabar ini.

Apa yang sudah terjadi biar menjadi pelajaran bagi saya, dan semoga bisa menjadi pelajaran bagi orang lain juga. Terkadang orang yang bersikap manis di depan kita memang belum tentu benar-benar manis pada kenyataannya.

Wassalam dan terima kasih.

Sarwan – Jawa Tengah (sxxxrahadianto@yahoo.co.id)


Keris Rajah Pengasihan, Sarana Merukunkan Kedua Istri

Pertama kali bertemu Bu Dewi Sundari, niat saya sekedar untuk mencari saran karena istri saya saat itu judes dan galaknya bukan main. Saya mencari sarana untuk menundukkannya, itu saja. Tetapi ketika bertatap muka langsung dengan beliau, mau tidak mau beliau tahu juga bahwa saya memiliki pandangan lain, ada seorang wanita lajang yang memang menarik perhatian saya.

Selama konsultasi itu saya menyanggupi pertanyaan Bu Dewi Sundari, bahwa saya akan berusaha sebaik mungkin untuk bersikap adil. Kalau-kalau, niat saya memperistri si wanita kedua ini benar terwujud. Sepulangnya dari Kudus hari itu, saya diberi pegangan berupa Keris Rajah Pengasihan, keris bertuah yang pada bilahnya terdapat rajahan mantra pengasihan.

Semenjak memiliki Keris Rajah Pengasihan ini, istri saya sedikit demi sedikit mulai berubah sikap. Yang tadinya tidak pernah peduli, sekarang tiap hari memasakkan makanan kesukaan saya. Kedua anak kami juga lebih diperhatikannya. Setelah sikapnya benar-benar berubah total, saya baru bisa mengutarakan niat untuk meminang istri kedua. Kira-kira tiga bulanan sejak saya pertama kali memiliki Keris Rajah Pengasihan dari Bu Dewi Sundari.

Sekarang saya sudah resmi beristri dua, tetapi tidak seperti yang diperkirakan orang-orang sebelumnya, rumah tangga kami nyatanya tidak pernah bermasalah. Dua istri saya sama-sama menurut, sama-sama sayang dan patuh. Seperti kata Bu Dewi waktu itu, semua perkara memang tergantung niatnya. Niat saya untuk membahagiakan dua orang sekaligus, Alhamdulillah dijawab juga oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

D. – Sumatra


Usaha dan Rumah Tangga Lancar Berkat Keris Pesugihan

Salam hormat untuk Bu Dewi,

Saya Fariz di Majalengka. Keris Wijaya Kusuma yang beberapa waktu lalu saya pesan sudah tiba, juga sudah saya aktivasikan dan pakai kira-kira sebulanan ini. Khasiatnya sudah mulai saya rasakan, malah semakin hari energinya terasa semakin kuat saja.

Sehari-hari saya membuka toko kelontong di pasar. Tadinya lumayan sepi, bisa mendapatkan pemasukan beberapa juta dalam sebulan saja sudah bagus. Tetapi sepanjang bulan ini pendapatan saya meningkat drastis. Saya hitung-hitung malah sampai berlipat tiga kali.

Itu baru soal pendapatan saja. Di rumah pun semua urusan terasa gampang dan selalu ada jalan. Dulu, ketika uang masih seret istri saya sering marah-marah dan mengancam pulang ke orang tuanya. Sekarang di jadi lebih penurut, lebih berbakti dan perhatian kepada saya dan anak-anak.

Karena itu saya merasa perlu berterima kasih kepada Bu Dewi. Kisah saya ini silakan ditampilkan di situs Bu Dewi, siapa tahu bisa menjadi pelajaran bagi orang lain juga. Sekali lagi terima kasih.

Fariz B. – Majalengka (alfarizxxx@yahoo.co.id)


Mendapatkan Pekerjaan Setelah Pakai Susuk Kesuksesan

Kepada Mbak Intan,

Salam hangat dan selamat siang. Dengan saya Ardi di Pekanbaru, mau menitipkan kepada Mbak Intan agar menyampaikan terima kasih saya kepada Bu Dewi Sundari. Sudah dua tahun saya luntang lantung mencari pekerjaan, baru setelah memakai Susuk Kesuksesan saya benar-benar diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta asing yang gajinya terbilang besar.

Sebelum ketemu Bu Dewi, tadinya saya sudah hampir putus asa. Orang cari kerja harus punya pengalaman, lha bagaimana mau punya pengalaman kalau yang bisa diterima hanya yang sudah pernah bekerja saja? Untung ketemu Bu Dewi. Setelah menggunakan Susuk Kesuksesan pikiran saya seperti terbuka lebar. Saya sadar bahwa bekerja itu tidak harus mengikuti apa kata ijazah kita. Meski berlatar belakang pendidikan bahasa Inggris, saya nekat melamar sebagai tenaga desain grafis. Saya lampirkan hasil desain yang selama ini saya buat sebagai hobi. Eh, malah diterima bekerja meskipun saya sama sekali belum pernah punya pengalaman kerja di bidang ini.

Terima kasih ya, Mbak Intan. Terima kasih dan salam hormat juga untuk Bu Dewi. Doakan yang terbaik untuk saya.

Ardiansyah P. – Pekanbaru (putraXXX89@yahoo.com)


Merintis Usaha dengan Kristal Pesugihan

Nyi Dewi, beberapa waktu lalu pengajuan kredit saya akhirnya disetujui. Usaha sudah mulai saya rintis dan beberapa baju yang mau dijual juga sudah dikirimkan ke toko. Sudah mulai laku juga, syukur Alhamdulillah. Doakan semoga terus lancar seperti sekarang, kalau bisa semakin lancar lagi.

Sebelum bertemu Nyi Dewi saya sudah pusing, sudah bingung mau bagaimana lagi. Ketika mendiang suami masih hidup saya terbiasa dicukupi, setelah suami meninggal dunia saya jadi bingung harus bekerja apa. Ijazah cuma sampai SMP, mau usaha tapi kesulitan cari modalnya. Padahal dua orang anak saya masih kecil-kecil dan masih harus makan serta sekolah.

Kristal Pesugihan yang saya terima dari Nyi Dewi sekarang saya pakai terus setiap hari. Kemarin sewaktu mengajukan permohonan kredit, kristalnya juga saya pakai. Saya bacakan mantranya seperti petunjuk Nyi Dewi. Puji Gusti, modal saya akhirnya cair juga.

Asalkan usaha bisa selancar sekarang, pinjaman ini pasti bisa saya lunasi perlahan sampai lunas pada waktunya. Mohon dibantu dengan doanya, Nyi. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Lina Anjar – Jakarta (74E72XXX)


Sukses Berkat Ilmu Pesugihan Bajang Kembar

Pagi, Mbak Intan. Saya mau testimoni sedikit, silakan ditampilkan tapi tolong alamat email saya jangan dicantumkan.

Nama saya Wahyudi, asli Pemalang tetapi sudah sepuluh tahun ini merantau di Jakarta. Selama di Ibukota saya bekerja sebagai kuli bangunan. Bisa dibayangkan, bekerja banting tulang dengan bayaran yang dulu cuma dua puluh ribu sehari. Bahkan sampai sekarang pun, gaji kuli bangunan masih tidak seberapa.

Atas saran Bu Dewi Sundari saya mengamalkan Ilmu Bajang Kembar. Tadinya takut, pikir saya ilmu ini termasuk ilmu hitam seperti yang kadang dibahas di televisi. Tetapi ternyata tidak. Malah oleh Bu Dewi saya disarankan untuk bersedekah semampunya bila nanti sudah berhasil. Mana ada ilmu sesat yang menyarankan untuk berbuat baik? Karena itu saya percaya bahwa Ilmu Pesugihan Bajang Kembar ini tidak melanggar norma agama.

Tidak lama setelah amalan saya selesai, teman di Pemalang menghubungi saya. Di sana dia memproduksi meja, kursi dan perabot-perabot rumah dari kayu. Tetapi pasar di Pemalang rupanya tidak seberapa, dia ingin memperluas usaha di Jakarta juga. Pasarnya lebih luas, yang mau beli lebih banyak. Akhirnya saya setuju untuk mencarikan pembeli di sini. Sekali dua kali meja dan kursinya laku, saya jadi terbiasa berjualan.

Sekarang, saya sudah punya toko yang khusus menjual perabot hasil produksi teman saya itu. Belum lama dibuka, tapi hasilnya sudah lumayan. Hitung-hitung nasib saya sudah jauh lebih baik dibandingkan jaman dulu masih jadi kuli. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Bu Dewi. Semoga diberkahi oleh Tuhan. Amin.

Wahyudi – Jakarta (xxxfurnitur@gmail.com)

 

315 total views, 4 views today

error: Content is protected !!