Sunday, October 22Keris Semar ll Rahasia Pesugihan dan Pengasihan Paling Legendaris

5 Laku Prihatin Untuk Meningkatkan Derajat Ilmu Spiritual

5 Laku Prihatin Untuk Meningkatkan Derajat Ilmu Spiritual5 Laku Prihatin Untuk Meningkatkan Derajat llmu Spiritual – Banyak cara untuk meningkatkan derajad ilmu spiritual salah satunya dengan laku prihatin.  Dengan melakukan laku prihatin seseorang mampu mengendalikan  jiwa menjadi lebih arif dalam mengontrol emosi. mengurangi nafsu serta memaksimalkan energi yang telah dikuasainya.

Sehingga tubuh dan jiwa menjadi lebih peka terhadap segala sesuatu baik yang bersifat getaran atau makna tersirat yang amat halus sekalipun. Laku ini bisa disesuaikan dengan hasrat yang muncul di dalam hati.

Mungkin , ketika Anda mencoba suatu langkah untuk melakukan laku prihatin, pasti Anda tidak akan tahu maknanya bahkan Anda belum bisa merasakan manfaat besarnya. Namun setelah selesai barulah Anda tahu hikmahnya.

Mutih

Dalam menjalani laku ini seseorang harus mampu menahan lapar dahaga pada siang hari dan ketika malam tiba atau pagi sebelum mulai tampak sinar matahari hanya dibolehkan makan makanan yang serba putih, seperti : air putih dan nasi putih.

Dalam kondisi demikian tubuh menjadi lemas dan perasaan raga kita semakin ringan hingga boleh dikatakan tekanan energi dalam tubuh sama  dengan Jin, sehingga wajar mereka yang mutih terkadang bisa melihat Jin. Orang yang menjalani laku mutih otomatis syahwatnya menurun.

Ngeruh

Dalam menjalani tahap ini seseorang tidak boleh makan segala sesuatu yang memiliki nyawa. Sebab apapun yang memiliki nyawa mengandung nafsu hingga apabila dimakan akan mempengaruhi/ meningkatkan nafsu pemakannya. Tujuan ngeruh adalah menghilangkan nafsu. Makanan yang tidak

boleh dikonsumsi misalnya : daging segala macam hewan, telur, ikan laut atau tawar bahan makanan yang mengandung daging.


Baca Juga:


Ngebleng

Adalah menghentikan segala macam kebiasaan demi mencapai suatu tingkat perenungan yang tinggi. Pelaku dari tahapan yang cukup berat ini harus berpantang: makan, minum, tidur, keluar rumah, bersenggama, menyalakan api. Namun bagi mereka yang belum mampu sebaiknya laku ini disesuaikan dengan kondisi fisik. Sebab hitungan laku batin tidak hanya disesuaikan dengan ukuran psikis saja tetapi fisik juga.

Jejeg

Jejeg bisa diartikan atau mempunyai makna lurus (Tegak). Lurus di sini adalah penggambaran agar mereka yang menjalani tahapan ini. Menjadi manusia yang lurus lahir dan batinnya pada tahapan ini pelaku tidak diperbolehkan menekuk kaki sepanjang hari kecuali hari saat salat atau buang hajat.

Lelana (Mengembara)

Lelaku pada tahapan ini dijalani dengan berjalan kaki mulai matahari terbenam hingga terbit. Selama dalam perjalanan dianjurkan mengolah jiwa dan selalu introspeksi diri. Selama laku lelana ini kemungkinan akan menemui hal-hal yang jauh dari jangkauan akal. Sehingga diharapkan bisa menambah kekayaan batin.

 

80 total views, 3 views today

Baca Juga:

error: Content is protected !!